Analisis Masalah Umum selama Pengoperasian Ketel Bermantel Berbahan Elektro secara Listrik


Ketel berselubung yang dipanaskan secara elektrik menggunakan tabung pemanas listrik berdaya tinggi untuk menghasilkan panas, dengan minyak termal sebagai media transfer panas. Alat ini memiliki area permukaan pemanas yang besar, efisiensi termal tinggi, pemanasan yang merata, kenaikan suhu yang cepat, dan kontrol yang fleksibel. Banyak digunakan di hotel, restoran, perusahaan industri dan pertambangan, sekolah, serta pabrik pengolahan makanan, dan cocok untuk tugas seperti memasak bubur dan merebus daging. Selain itu, alat ini melayani berbagai industri—including industri permen, pembuatan roti, minuman, jus buah, farmasi, dan produk kimia sehari-hari—untuk aplikasi seperti pencairan bahan, sterilisasi, pemanasan, pra-masakan, formulasi, mendidih, dan konsentrasi.

Karena produk ini bergantung pada pemanasan listrik berdaya tinggi, hal ini memberlakukan persyaratan ketat pada sambungan listrik. Pasokan listrik AC tiga fase yang masuk harus sesuai secara ketat dengan spesifikasi daya tertentu dari peralatan. Jika diperlukan, perangkat perlindungan kebocoran harus dipasang. Sangat penting untuk memastikan grounding yang tepat untuk peralatan dan bahwa semua sambungan listrik memenuhi standar peraturan. Kotak distribusi listrik harus terlindungi dari masuknya air dan lembab, serta rangkaian kontrol tidak boleh diubah secara sembarangan.

Selama proses pemanasan, katup buang yang terletak pada badan teko harus tetap terbuka. Ini mencegah kecelakaan yang disebabkan oleh penumpukan tekanan yang berlebihan akibat perluasan termal minyak pemanas.

Selama operasi, tingkat konsumsi minyak termal harus dipantau secara teratur; jika minyak menjadi terkontaminasi, harus diganti segera. Selain itu, tabung pemanas harus dibersihkan minimal setiap enam bulan untuk menghilangkan residu minyak yang terakumulasi, sehingga mencegah gangguan transfer panas yang dapat menyebabkan kerusakan peralatan.

Kesalahan Umum dan Metode Pemecahan Masalah

I. Lamp indikator daya tidak menyala: Silakan periksa apakah jalur input daya terhubung dengan benar dan pastikan kontak listrik aman.

II. Lamp indikator penghangat tidak menyala: Mohon periksa kondisi relay dan kontak AC.

III. Pemanasan lambat: Mohon periksa apakah ada kehilangan fase (fase hilang) pada pasokan listrik; juga, periksa kondisi elemen pemanas dan pastikan permukaannya bebas dari noda minyak.

IV. Pemanasan berlangsung cepat, tetapi isi tidak didihkan: Harap periksa apakah tingkat minyak termal terlalu rendah; tambahkan jumlah minyak termal yang sesuai sesuai kebutuhan.

V. Selama proses pemanasan, terdengar suara abnormal atau bahkan keluarnya minyak dari lapisan berpelindung pot: Ini menunjukkan adanya sedikit air yang tercampur dengan minyak termal. Seiring pemanasan berlangsung, air akan menguap, dan fenomena ini akan hilang dengan sendirinya.


Email WhatsApp